Sabtu, 02 Maret 2013

ANTARA MANGGA DAN HAFALAN


Tepat jam tiga subuh, setelah guyuran hujan yang cukup tuk menghempaskan tangkai-tangkai mangga yang sudah matang, karena lelah dicicipi  panning semalaman, tikus-tikus pun berlarian mencicipi nikmatnya mangga-mangga bolong yang bertaburan. tinggallah diri dan kawan bangun bersama tuk merapatkan barisan. bersiaga menyambut siraman rohani rabbi. setelah merasakan sejuknya pujian-pujian makhluk suci malaikat dan bidadari dalam surga shalat kami, sejenak kami terdiam, terbersit dalam hati, tuk ikut andil dalam pesta yang sedang berlangsung di kebun-kebun belantara yang penuh dengan ranjau kuning, tapi azan subuh sudah memekik di ufuk-ufuk penjuru.

tapi semangat gamacca, senantiasa mengislamisasikan jalan kehidupan, satu sisi ada kewajiban setor-menyetor kayak pegawai bang saja, dilain sisi pesta meriahnya mangga dalam puncaknya dan segera berakhir.

setelah kewajiban setor-menyetor antara pembina dan yang dibina, kami mengadu cakrawala akan letak geografis titik-titik pesta yang sedang berlangsung. disini tak ada status bina-pembina. ada yang menyendiri dengan wawasannya, ada yang bergabung kayak power ranger dalam menyelamatkan perut keroncongan. ada juga yang beramai-ramai tuk berkompetisi.

kompetisi pun berlangsung, kemahiran mengarungi belantara pun terlihat. keberuntungan dan kekecewaan mewarnai kompetisi. Jalan pintas pun dijalani, cara pintas tuk menang pun dihalalkan (dasar indonesia), saling berebutan, tukar-tukaran hasil, ada juga yang jual (pantas banyak alumni pengusaha), upsss... ada juga yang cari demi pesanan penting dibalik pagar. waaah .. ini tandanya kalau syukuran udah dekat.. hahha.

setelah semuanya berakhir... tiba-tiba ada terompet sangkakala, kayak mau kiamat aja, “yang gaib hari ini....1..2..3..!!!,,, yang mardud hari ini....1..2..3..” walah kayak penghitungan hari pembalasan. nah disini kelihatan siapa yang tergoda dengan harum dan manisnya mangga.

1 komentar: