Sebagai makhluk yang diciptakan Allah SWT yang mempunyai akal, yang berbeda dengan makhluq lainnya. dan hidup hanya untuk Allah SWT. kita dituntut agar menggunakan akal dengan sebaik-baiknya dengan tidak merusaknya. agar kita bisa mengenal sang pencipta dan bertindak laku sesuai dengan norma-norma yang dititahkan Allah SWT pada rasulnya Muhammad SAW.
Bagaimana menggunakan akal dengan sebaik-baiknya? yaitu dengan belajar dan mengajar, dengan kata lain berpendidikan. tanpa didikan manusia tak ada bedanya dengan makhluk melata lainnya. kita tak dapat mengenal Allah SWT, sehingga mengakibatkan seseorang dalam kebinasaan kebodohan dan fir’aunisme.
Merusak akal itu dengan membiarkannya tanpa ada ilmu yang dapat digunakan berpikir. hinggu timbullah sifat-sifat hewani yang jauh dari kemanusiaan.
Pendidikan adalah sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia agar bisa menjadi manusia yang bersifat manusia yang sesungguhnya secara umum, dan menjadi manusia muslim sejati secara khusus.
pendidikan pada saat ini, sangat-sangat memprihatinkan. betul dalam hal kecerdasan dapat diandalkan, tapi dalam masalah karakter dan moral, pendidikan sangat jauh dari harapan. betapa tidak, buktinya banyak siswa-siswi, mahasiswa-mahasiswi yang tawuran, minum minuman keras, narkoba, pacaran tampa batas, berzina, aborsi, dan lain-lain yang bisa kita lihat kejadiannya di TV-TV. belum lagi bicara tentang guru yang cabul, curang, kapitalis, dan lain-lain. apalagi kalau bicara soal pejabat negara, ada banyak korupsi, suap-menyuap, nepotisme, politik kotor, dan lain-lain.
Kehancuran dan kebobrokan moral ini diakibatkan oleh pendidikan yang tidak mengajarkan nilai-nilai karakter suatu pendidikan di negara ini.sehingga kejadian-kejadian yang kita saksikan siang-malam di TV-TV semakin menjadi-jadi.
Ada banyak nilai-nilai karakter yang perlu diterapkan disekolah, madrasah, yayasan, panti asuhan, pesantren, smp, sma, sekolah, universitas dan masyarakat secara meluas.tapi pada kesempatan ini kami hanya bisa membahas satu saja yaitu nilai karakter tanggung jawab.
melihat betapa pentingnya suatu sifat bertanggung jawab pada pendidikan, maka penulis mencoba mengupasnya dengan mengambil satu kutipan ayat dalam al-quran yaitu ayat 36 dari surah Al-Isra’.
pada ayat 36 surah Al-Isra’ mengajarakan agar tidak mengatakan sesuatu yang tidak kita ketahui, berbicara dengan sadar dan berbukti, tidak sembarangan menuduh, tidak sembarangan mengikuti sesuatu yang tidak didasari dengan kebenaran.
Tidak mengatakan saya dengar tapi tidak dengar, saya lihat tapi tidak lihat, saya tahu tapi tidak tahu, dan seharusnya mengatakannya dengan benar dan penuh tanggung jawab karena kesemuanya itu dipertanggung jawabkan disisi Allah SWT.
Ayat disini tidak hanya memerintahkan agar bertanggung jawab tapi juga memerintahkan hambanya agar mengajarkan sifat tanggung jawab pada orang-orang disekitarnya khususnya didunia pendidikan. agar terciptalah masyarakat yang berkarakter tanggung jawab yang penuh dengan keindahan moral dan akhlaq.
Dan nilai karakter tanggung jawab ini akan susah diterapkan tanpa adanya kesadaran diri akan adanya sang pencipta Allah SWT, kuatnya tauhid dan tekad berubah dan merubah.
semoga karya ini dapat menjadi amal jariah dan mendapat pahala disisi Allah SWT. Amin
Senin, 09 Desember 2013
PERADABAN YANG KERUH
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar